Semiotik "Sebuah Tanda yang Tersembunyi"

Semiotik "Sebuah Tanda yang Tersembunyi"

Sudah hampir empat (4) bulan Saya tidak meng-update artikel pada blog ini. Dan pada kesempatan yang sempit ini Saya akan membahas sedikit tentang Semiotik, sebuah ilmu tentang "tanda" yang akhir-akhir ini sedang Saya pelajari.

Entah sebuah kebetulan atau tidak, seperti halnya pembuat banner iklan baju muslim pada situs Zalora. Ketika Saya ingin berbelanja online di situs Zalora. Pandangan Saya langsung tertuju pada banner iklan baju muslim yang terpasang di halaman depan situs Zalora. Berikut adalah screenshot halaman depan situs Zalora.

Semoitik "Sebuah Tanda yang Tersembunyi"
Banner Zalora

Sebelum Saya melanjutkan ada baiknya kita memahami apa itu Semiotik.

Seperti yang dikatakan oleh Bapak Yasraf Amir Piliang di dalam kata pengantar pada buku Semiotika Komunikasi Visual karya Bapak Sumbo Tinarbuko. Semiotika adalah sebuah disiplin keilmuan, yaitu 'ilmu tentang tanda' tentunya semiotika mempunyai prinsip, sistem, aturan, dan prosedur-prosedur keilmuan yang khusus dan baku. Akan tetapi Semiotika bukanlah ilmu yang mempunyai sifat kepastian, ketunggalan, dan objektivitas macam itu, melainkan dibangun oleh pengetahuan yang lebih terbuka bagi aneka interpretasi. Logika Semiotika adalah logika di mana interpretasi tidak diukur berdasarkan salah atau benarnya, melainkan berdasarkan derajat kelogisannya.

Karena cakupan ilmu Semiotika cukup luas dan tidak mungkin jika Saya bahas hanya pada satu artikel. Jadi di sini Saya akan membahas mengenai tanda pada aspek visualnya saja, lebih tepatnya ilustrasi atau gambar yang ada pada banner tersebut.

Pada banner tersebut di atas menurut Saya telah menunjukkan kode kultural pada aspek ajaran agama Islam (Muslim) di mana seorang lelaki dan wanita yang belum menikah sebaiknya tidak berdekatan. Tanpa perlu Saya tulis panjang lebar teman-teman yang ber-agama Islam tentu mengerti maksud Saya.

Sekarang bandingkan dengan banner iklan baju muslim di bawah ini.

Semoitik "Sebuah Tanda yang Tersembunyi"
Gambar disamarkan demi menghargai karya pembuatnya

Mungkin gambar pasangan pada banner di atas adalah pasangan suami-istri tapi sayangnya penafsiran orang pasti akan berbeda-beda. Jika memang ingin membuat visual seperti banner di atas ada baiknya ditambahkan teks untuk keterangan bahwa mereka ber-dua adalah suami-istri. Tujuannya jelas, selain agar membuat penafsiran orang tidak berbeda-beda. Dan tentunya membuat visual sesuai dengan konsep atau tema yang diangkat.

Dengan demikian, menurut Saya banner iklan baju muslim dari situs Zalora memiliki hubungan yang erat dengan ajaran agama Islam (Muslim).

Images Sources;
- http://www.zalora.co.id/
- https://www.google.com/imghp?hl=id&tab=wi&ei=NcCPUuC5M4WTrgfooIGQCw&ved=0CAQQqi4oAg
PSDink | Tutorial Photoshop >>

Cara Membuat Efek HDR Photography

Cara Membuat Efek HDR Photography

Pada tutorial kali ini Psdink akan membahas cara membuat efek HDR Photography dengan Photoshop. HDR itu sendiri merupakan kepanjangan dari High Dynamic Range yang dalam pengertian singkatnya HDR adalah seperangkat metode yang digunakan dalam pencitraan untuk menangkap jangkauan dinamis yang lebih besar antara daerah terang dan paling gelap dari suatu gambar, wikipedia.

Sudah banyak sepertinya tutorial yang membahas cara membuat efek HDR tapi hampir tidak ada yang menggunakan fungsi dari High Pass. Jadi pada tutorial ini Psdink akan membagikan cara mudah membuat HDR menggunakan High Pass. Selamat mencoba.

Klasifikasi:
Tutorial: Photo editing | Tingkatan: I | Waktu: 10 Menit

Bahan yang digunakan:

Bahan HDR

*Klik gambar untuk memperbesar gambar.
Preview

Cara Membuat Efek HDR Photography

Langkah 1 Cara Membuat Efek HDR Photography


Buka gambar yang telah di download. Resize ukuran lembar kerja menjadi 600px x 600px dengan cara pilih Image > Image Size. Sengaja Psdink menggunakan contrast yang terbatas agar efek HDR dapat terlihat jelas.

Cara Membuat Efek HDR Photography

Sekarang klik icon Add Adjustment Layer > Color Balance. Di sini Psdink mencoba membuat warna dominan biru dan hijau.

Shadows

Cara Membuat Efek HDR Photography

Midtones

Cara Membuat Efek HDR Photography

Highlights

Cara Membuat Efek HDR Photography

Nah inilah keuntungan bila seorang Photography bisa menggunakan Photoshop. Dengan Photoshop kita dapat mengatur Exposure dengan mudah.

Caranya klik icon Add Adjustment Layer > Exposure. Atur hingga mendapatkan detail gelap dan terang seperti gambar di bawah.

Cara Membuat Efek HDR Photography

Langkah 2 Cara Membuat Efek HDR Photography


Sekarang kita akan menggunakan fungsi filter Sharpen dan High Pass untuk mendapatkan detail Exposure. Kita mulai dari mengatur Sharpen tapi sebelumnya tekan Ctrl + Shift + Alt + E agar semua layer bergabung menjadi satu layer baru.

Ganti nama layer menjadi "efek HDR". Kemudian klik kanan pada layer efek HDR pilih Convert to Smart Object. Bila ingin mengetahui fungsi dari smart object baca artikel fitur penting untuk editing photo.

Cara Membuat Efek HDR Photography

Sekarang masuk pada pengaturan Sharpen. Pilih Filter > Sharpen > Unsharp Mask.

Cara Membuat Efek HDR Photography

Kemudian Filter > Other > High Pass.

Cara Membuat Efek HDR Photography

Sementara hasil akan seperti ini.

Cara Membuat Efek HDR Photography

Langkah 3 Cara Membuat Efek HDR Photography


Ini adalah langkah terakhir. Pada gambar di atas terlihat ada panah kecil di samping setiap nama filter. Klik dua kali pada panah tulisan High Pass agar terbuka tampilan Blending Options untuk High Pass. Kemudian ganti mode menjadi overlay.

Cara Membuat Efek HDR Photography

Hasil akhir

Cara Membuat Efek HDR Photography

Mungkin teman-teman juga ingin membaca cara membuat efek Vintage atau efek Instagram. Dan untuk teman-teman yang baru memulai belajar Photoshop artikel cara mengedit photo dengan Photoshop mungkin akan sangat berguna.
PSDink | Tutorial Photoshop >>

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Setelah lewat dari tiga postingan akhirnya sekarang Psdink bisa menuliskan kembali tutorial favorit Psdink, yaitu tutorial Photomanipulation.

Pada tutorial Photomanipulation: Old Dress Not for Sale ini kita akan belajar menggabungkan gambar khususnya dalam hal penyesuaian warna hanya menggunakan perpaduan blending mode.

Jadi sekarang kita akan meninggalkan cara yang biasa Psdink lakukan yaitu menggunakan Adjustment Layer. Selamat mencoba.

Klasifikasi:
Tutorial: Photomanipulation | Tingkatan: II | Waktu: 25 Menit

Bahan yang digunakan:
Awan | Kayu | Tekstur I | Tekstur II | Mawar | Coat Stand

*Klik gambar untuk memperbesar gambar.

Preview

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Langkah 1 Photomanipulation Old Dress Not for Sale


Buka gambar awan yang telah di download. Untuk memastikan, gambar awan yang Psdink gunakan berukuran 1024px X 682px.

Sekarang klik dua kali pada thumb layer background (gambar awan) kemudian ganti nama layer menjadi "awan". Tekan Ctrl + T untuk melakukan Free Transfrom pada layer awan. Atur seperti gambar di bawah.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Sekarang masukkan gambar kayu. Pertama-tema resize sebesar ukuran lembar kerja seperti gambar di bawah dengan cara tekan Ctrl + T. Kemudian ganti nama layer menjadi "kayu".

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Atur posisi gambar kayu hingga persis berada di posisi blank pada layer awan. Kemudian tekan Ctrl + T setelah itu tekan klik-kanan pada lembar kerja dan pilih Perspective. Atur seperti gambar di bawah dengan cara tarik salah satu titik sudut.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Karena gambar bagian kiri dari awan terlihat lebih gelap maka kita akan membuat kayu bagian kiri juga lebih gelap dengan cara. Aktifkan Brush Tool (B) atur ukuran brush sekitar 175px berwarna hitam, hardness 0% dan opacity 50%.

Sekarang buat layer baru di atas layer kayu, beri nama layer "dark". Kemudian sapukan menggunakan brush seperti gambar di bawah.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Pastikan yang aktif adalah layer dark. Sekarang tekan Ctrl + Alt + G maka layer dark akan ter-clipping oleh layer kayu. Kemudain ganti blend mode layer dark menjadi Soft Light.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Sekarang aktifkan layer kayu kemudian klik icon Add Layer Style > Inner Shadow. Atur pengaturan seperti gambar di bawah.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Hasil sementara.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Langkah 2 Photomanipulation Old Dress Not for Sale


Sekarang masukkan gambar coat stand. Hapus background putih menggunakan Magic Wand Tool (W) kemudian rapikan menggunakan Pen Tool (P) dan potong menggunakan Rectangular Marquee Tool (M) hingga potongan seperti pada gambar preview.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Ganti nama layer tersebut menjadi "gantungan". Sekarang klik icon Add Adjustment Layer > Brightness/Contrash. Atur nilai contrash menjadi 100% kemudian tekan Ctrl + Alt + G agar layer Brightness/Contrash ter-clipping oleh layer gantungan.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Kembali pada layer gantungan kemudian klik icon Add Layer Style > Drop Shadow. Atur seperti gambar di bawah.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Kemudian klik-kanan pada tulisan Drop Shadow yang terdapat pada layer gantungan. Pilih Create Layer, maka nanti akan terbetuk layer baru bernama "gantungan's Drop Shadow".

Sekarang aktifkan layer gantungan's Drop Shadow kemudian klik icon Add Vector Mask. Menggunakan brush berwarna hitam hapus bagian seperti gambar di bawah.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Saat ini bayangan masih nampak kurang realistis. Sekarang kita akan buat bayangan menjadi semakin realistis.

Bayangan yang tadi baru saja kita buat disebut Hard Shadow sementara yang akan kita buat sekarang disebut Soft Shadow. Baca artikel Cara Membuat Bayangan Agar Terlihat Realistis untuk lebih jelasnya.

Kembali pada layer gantungan kemudian klik icon Add Layer Style > Drop Shadow. Atur seperti gambar di bawah.

Ada banyak cara untuk membuat Hard Shadow ataupun Soft Shadow, ikuti tutorial tingkat expert pada judul Photomanipulation Ohh Turtle untuk mengetahuinya.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Ulangi langkah sebelumnya dengan membuat Drop Shadow menjadi layer baru kemudian beri Vector Mask dan hapus menggunakan brush berwarna hitam. Kemudian gabungkan semua layer ke dalam satu group dan beri nama "gantungan".

Hasil yang didapat.

Photomanipulation: Old Dress Not For Sale

Bersambung ke >> Photomanipulation: Old Dress Not For Sale II
PSDink | Tutorial Photoshop >>

Belajar Photoshop Bersama Psdink

Bingung mencari web atau blog tutorial Photoshop. Tidak usah bingung bila kamu pemula atau baru ingin belajar Photoshop. Kamu dapat mencoba mencari artikel-artikel atau tutorial-tutorial di blog ini.

Bila kamu ingin belajar Photoshop mulai dari pengenalan tools, mengedit foto dan memanipulasi foto kamu bisa mencarinya di sini. Mulailah langkah awal dalam proses belajar Photoshop dengan mempelajari tools Photoshop.

Langkah berikutnya cobalah untuk mencari tutorial-tutorial ringan yang bisa membantu kamu untuk mempraktekkan tools yang sedang kamu pelajari. Dengan begini proses belajar Photoshop kamu akan semakin cepat untuk dikuasai.

Untuk belajar Photoshop memang tidak ada aturan mutlak yang mengharuskan kita mempelajari ini dulu atau itu dulu. Tapi alangkah baiknya bila kita mempelajarinya dengan cara bertahap mulai dari yang termudah agar proses beljar Photoshop bisa lebih terarah.

Untuk teman-teman pemula Psdink persilahkan untuk menulis di kolom komentar seputar pertanyaan-pertanyan yang mungkin ingin diajukan agar proses belajar Photoshop teman-teman bisa lebih terarah.

Bila memang yang teman-teman pertanyakan tidak ada di blog ini Psdink akan memberikan rekomendasi di luar dari blog ini (baik dalam ataupun luar negeri) untuk acuan atau mempraktekkan yang teman-teman pelajari.
PSDink | Tutorial Photoshop >>

Pengetian dan Definisi Desain Grafis

Banyak yang diantara kita yang mengaku sebagai desain grafis, padahal kebanyakan dari mereka tidak mengerti apa itu desain grafis. Pengertian atau definisi dari desain grafis itu sendiri menurut dari buku-buku yang ada adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin.

Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain grafis).

Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Baca selanjutnya di  http://desainhonorer.blogspot.com/2013/07/pengertian-dari-desian-grafis.html.
PSDink | Tutorial Photoshop >>